Langsa (10/11) Pengadilan Negeri Langsa menggelar upacara dalam rangka Peringatan Hari Pahlawan Ke-80 Tahun 2025 yang berlangsung di halaman kantor Pengadilan Negeri Langsa.
Upacara Peringatan Hari Pahlawan ke 80 dimulai tepat pukul 08.00 WIB yang diikuti oleh seluruh aparatur PN Langsa, mulai dari para Hakim, Panitera, Sekretaris, Pejabat Struktural dan Fungsional, hingga seluruh Pegawai.
Dalam pelaksanaan upacara Peringatan Hari Pahlawan Ke 80, Pembina upacara langsung di pimpin oleh Ketua Pengadilan Negeri Langsa, Kemas Reynald Mei, S.H., M.H. dan Fujiama Lubis Bertindak sebagai pemimpin upacara.
Dalam amanatnya, Ketua Pengadilan Negeri Langsa menekankan bahwa semangat kepahlawanan tidak hanya dimaknai dengan perjuangan fisik, tetapi juga perjuangan moral dan profesional dalam bekerja secara jujur, berintegritas, dan berkomitmen memberikan keadilan yang transparan serta berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.
Melalui peringatan Hari Pahlawan ini, keluarga besar Pengadilan Negeri Langsa diharapkan dapat menumbuhkan kembali semangat nasionalisme, cinta tanah air, serta komitmen untuk meneruskan perjuangan para pahlawan dalam wujud pengabdian dan pelayanan terbaik bagi bangsa dan negara.
Rangkaian kegiatan upacara berlangsung dengan tertib dan khidmat. Upacara diakhiri dengan doa dan berfoto bersama.
Langsa (28/10) Pengadilan Negeri Langsa melaksanakan Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 Tahun 2025 dengan penuh khidmat di halaman kantor Pengadilan Negeri Langsa.
Upacara dimulai tepat pada pukul 08.00 WIB, diikuti oleh seluruh aparatur Pengadilan Negeri Langsa dengan mengenakan pakaian adat.
Rangkaian upacara diawali dengan masuknya Pemimpin Upacara ke lapangan, selanjutnya Pembina Upacara memasuki lapangan upacara, disambut dengan penghormatan umum oleh seluruh peserta. Setelah laporan dari Pemimpin Upacara bahwa upacara siap dimulai, seluruh peserta bersama-sama memberikan penghormatan kepada Sang Saka Merah Putih diiringi lagu kebangsaan “Indonesia Raya.”
Suasana semakin khidmat saat seluruh peserta upacara menyanyikan lagu “Satu Nusa Satu Bangsa” dan “Bangun Pemuda Pemudi” secara bersama-sama, menggugah semangat nasionalisme dan persatuan di kalangan aparatur peradilan.
Dalam amanatnya, Hakim Pengadilan Negeri Langsa Bapak Iman Harrio Putmana, S.H., M.H., selaku Pembina Upacara menyampaikan pesan penting tentang arti persatuan bagi bangsa Indonesia.
Upacara ditutup dengan pembacaan doa dan berfoto bersama. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib, lancar, dan penuh semangat kebersamaan.
Langsa, 01/01/2025 Dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2025. Pelaksanaan Upacara ini dilakukan untuk menindaklanjuti Surat dari Sekretariat Mahkamah Agung Republik Indonesia dengan Nomor Surat : 15386/SEK/HM3.1.1/IX/2025 tanggal 29 September 2025 perihal Penyelenggaraan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2025.
Upacara dilaksanakan di Halaman Gedung Pengadilan Negeri Langsa dengan Inspektur Upacara yang dipimpin langsung oleh Hakim Pengadilan Negeri Langsa Bapak Iman Harrio Putmana, S.H.,M.H. Upacara berlangsung khidmat dengan diawali oleh Laporan Pemimpin Upacara, dilanjutkan dengan pelaksanaan pembacaan teks Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945 dan Pembacaan Naskah Ikrar. Kegiatan upacara ini diikuti oleh seluruh aparatur Pengadilan Negeri Langsa, mulai dari unsur pimpinan, hakim, panitera, sekretaris, pejabat struktural, fungsional hingga seluruh pegawai, PPPK dan Ibu – Ibu Dharmayukti Karini Cabang Langsa.
Pada peringatan tahun ini, tema yang diusung adalah “Pancasila Perekat Bangsa Menuju Indonesia Raya”. Tema tersebut dipandang sangat relevan dengan kondisi bangsa saat ini yang tengah menghadapi berbagai tantangan, baik dalam skala nasional maupun global. Melalui tema ini, keluarga besar Pengadilan Negeri Langsa diajak untuk semakin memperkokoh persatuan dan kesatuan, menanamkan nilai-nilai kebangsaan, serta memperkuat komitmen dalam mengamalkan Pancasila di setiap aspek kehidupan.
Pengambilan Sumpah Jabatan Ibu Herna Wahyuni, S.H. sebagai Sekretaris pada Pengadilan Negeri Langsa dan Ibu Fauziah, S.E. sebagai Kepala Sub Bagian Kepegawaian dan Ortala pada Pengadilan Negeri Langsa.
Selamat dan Sukses, Semoga amanah dalam menjalankan tugas serta membawa keberkahan dan kemajuan.
Banda Aceh – Humas: Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia, Prof. Dr. H. Sunarto, S.H., M.H., menyampaikan kuliah umum tentang “Peran Mahkamah Agung dalam Pembaruan Hukum di Indonesia” di Aula FMIPA Universitas Syiah Kuala (USK), Banda Aceh, pada Senin (15/9/2025). Acara tersebut turut dihadiri Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Yudisial, Suharto, S.H., M.H., serta Hakim Agung, Ainal Mardiah.
Rektor USK, Prof. Dr. Ir. Marwan dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga atas kunjungan pertama Ketua Mahkamah Agung ke kampus USK, yang bertepatan dengan peringatan Milad ke-64 USK. Rektor berharap sinergi dan kolaborasi antara Mahkamah Agung dan USK dapat terus berlangsung.
Dalam paparannya, Ketua Mahkamah Agung menjelaskan bahwa sejak diberlakukannya one roof system dua dekade lalu, Mahkamah Agung berhasil meneguhkan prinsip kemandirian peradilan, baik dari aspek organisasi, regulasi, maupun fungsi yudisial.
Berbagai instrumen kebijakan yang diberikan kepada Mahkamah Agung telah melahirkan sejumlah regulasi fundamental dalam pembaruan peradilan, antara lain Peraturan Mahkamah Agung mengenai administrasi perkara dan persidangan secara elektronik untuk perkara perdata dan pidana, serta penyelesaian sengketa perdata dengan mekanisme gugatan sederhana (small claim court).
Guru Besar Universitas Airlangga tersebut menambahkan bahwa melalui Rapat Pleno Kamar yang dilaksanakan setiap tahun, Mahkamah Agung juga menghasilkan kesatuan pandangan atas isu hukum substantif maupun prosedural yang menjadi pedoman tidak hanya bagi para hakim, tetapi juga masyarakat pencari keadilan.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Mahkamah Agung juga memberikan apresiasi kepada Universitas Syiah Kuala yang memiliki keunggulan dalam riset hukum Islam dan hukum adat Aceh. Ia berharap kontribusi tersebut dapat terus memperkaya diskursus hukum nasional.
Pengadilan Negeri Langsa melaksanakan Pengambilan Sumpah/Janji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Kegiatan ini merupakan wujud komitmen dalam mewujudkan aparatur peradilan yang berintegritas, profesional, dan siap memberikan pelayanan prima kepada masyarakat pencari keadilan.
Melalui momentum ini, para pegawai PPPK diharapkan mampu mengemban amanah dengan penuh tanggung jawab, menjaga marwah lembaga peradilan, serta mendukung terwujudnya Pengadilan Negeri Langsa yang PRIMA.
Jakarta – Humas: Suharto, S.H., M.H. mengucapkan sumpah jabatan sebagai Wakil Ketua Mahkamah Agung (MA) Bidang Yudisial di hadapan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, pada Senin, 25 Agustus 2025, di Istana Negara, Jakarta.
Pengucapan sumpah ini merupakan rangkaian prosesi resmi setelah sebelumnya Suharto terpilih dalam Pemilihan Wakil Ketua MA Bidang Yudisial pada 10 Juli 2025 lalu di kantor Mahkamah Agung, Jakarta.
Dalam sumpah jabatannya, Suharto berjanji akan menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, berpegang teguh pada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta melaksanakan peraturan perundang-undangan dengan penuh tanggung jawab demi bakti kepada nusa dan bangsa.
Hadir dalam prosesi pengucapan sumpah tersebut Ketua Mahkamah Agung Prof. Dr. H. Sunarto, S.H., M.H., para Menteri Kabinet, para Duta Besar negara sahabat, serta tamu undangan lainnya.
Mengenal Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Yudisial
Suharto lahir di Madiun pada 13 Juni 1960. Ia dilantik sebagai Hakim Agung pada 19 Oktober 2021 oleh Ketua Mahkamah Agung. Alumni Universitas Jember (1984) dan Universitas Merdeka Malang (2003) ini dipercaya menjadi Juru Bicara Mahkamah Agung pada awal 2023, menggantikan Andi Samsan Nganro yang memasuki masa purnabakti.
Masih di tahun yang sama, Suharto dilantik sebagai Ketua Kamar Pidana MA pada 23 Oktober 2023, menggantikan Suhadi yang telah memasuki masa purnabakti. Sebelum menjabat Wakil Ketua MA Bidang Yudisial, Suharto pernah menduduki sejumlah jabatan penting, antara lain: Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Non yudisial, Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Makassar, Wakil Ketua PN Jakarta Utara, Wakil Ketua PN Samarinda, Panitera Muda Pidana Mahkamah Agung.
Dengan telah diucapkannya sumpah jabatan ini, Suharto secara resmi mengemban amanah sebagai Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Yudisial. Kehadirannya diharapkan mampu memperkuat peran Mahkamah Agung dalam menegakkan hukum dan keadilan di Indonesia, serta memberikan kontribusi nyata bagi terciptanya peradilan yang agung, modern, dan bermartabat.
Langsa (19/08) Pengadilan Negeri Langsa bersama Mahkamah Syar’iyah Langsa melaksanakan Upacara Peringatan HUT Mahkamah Agung RI bertempat di Pengadilan Negeri Langsa. Upacara tersebut sesuai dengan surat edaran sekretaris Mahkamah Agung RI Nomor 14559/SEK/HM3.1.1/VIII/2025 tentang Upacara Peringatan HUT ke-80 Mahkamah Agung RI Tahun 2025 tanggal 15 Agustus 2025.
Ketua Pengadilan Negeri Langsa Bapak Kemas Reynald Mei, SH.,MH bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam amanatnya membacakan sambutan Ketua Mahkamah Agung, Prof. Dr. H. Sunarto, S.H., M.H. “Di tengah tuntutan zaman yang terus berubah, Mahkamah Agung harus terus beradaptasi, tanpa mengabaikan jati dirinya sebagai benteng terakhir keadilan,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Pengadilan Negeri Langsa dan Mahkamah Syar’iyah Langsa juga menyerahkan Surat Keputusan Sekretaris Mahkamah Agung RI secara simbolis tentang pengangkatan PPPK kepada PPNPN PN Langsa dan MS Langsa. Seremoni penyerahan SK berlangsung khidmat dan penuh haru.
Upacara ditutup dengan doa bersama. Rangkaian HUT MA RI kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama ramah tamah sebagai bentuk kebersamaan.
Langsa (17/08) keluarga besar Pengadilan Negeri Langsa melaksanakan Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80. Upacara berlangsung khidmat di halaman Kantor Pengadilan Negeri Langsa dengan mengusung tema “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”.
Ketua Pengadilan Negeri Langsa, Bapak Kemas Reynald Mei, S.H., M.H., bertindak selaku Pembina Upacara. Pada momen yang penuh makna tersebut, beliau membacakan Teks Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, sebagai pengingat akan perjuangan para pahlawan dan tonggak sejarah bangsa Indonesia pada 17 Agustus 1945.
Upacara juga dihadiri oleh jajaran aparatur Pengadilan Negeri Langsa beserta ibu-ibu Dharmayukti Karini Cabang Langsa, yang turut memberikan dukungan dan semangat dalam peringatan hari bersejarah ini.
Rangkaian upacara kemudian dilanjutkan dengan pengibaran Bendera Merah Putih, diiringi lagu kebangsaan “Indonesia Raya”. Momen sakral ini menjadi wujud rasa syukur, persatuan, dan komitmen keluarga besar Pengadilan Negeri Langsa untuk terus mengisi kemerdekaan dengan pelayanan yang profesional, adil, dan berintegritas demi terwujudnya Indonesia yang maju dan sejahtera.
Jakarta – Humas: Ketua Mahkamah Agung (MA) Prof. Dr. Sunarto, S.H., M.H., menerima audiensi Wali Nanggroe Aceh Teungku Malik Mahmud Alhaythar, beserta delegasi di kantor Mahkamah Agung, Jakarta, pada Selasa, 12 Agustus 2025. Turut mendampingi Ketua MA pada pertemuan ini yaitu Wakil Ketua MA Bidang Non Yudisial, Ketua Kamar Agama MA, Ketua Kamar Pembinaan MA, Sekretaris MA, Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama, dan Kepala Badan Urusan Administrasi MA. Sedangkan Wakil Nangroe Aceh didampingi oleh Ketua Mahkamah Syar’iyah Aceh, perwakilan Pemerintah Aceh, Komisi VII DPR Aceh, serta staf khusus dan penasihat Wali Nanggroe.
Audiensi ini bertujuan untuk membahas upaya optimalisasi pelaksanaan syariat Islam di Aceh melalui penguatan peran Mahkamah Syar’iyah. Salah satu pokok bahasan utama adalah rencana pembentukan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) “Sekretariat Peradilan Syariat Islam” yang akan mendukung kinerja Mahkamah Syar’iyah dalam menjalankan kewenangan di bidang ahwal syakhsiyah, muamalat, dan jinayat.
Dalam sambutannya, Wali Nanggroe menyampaikan bahwa pelaksanaan syariat Islam di Aceh belum sepenuhnya sesuai harapan. Untuk itu, pihaknya bersama Ketua Mahkamah Syar’iyah Aceh berinisiatif memperkuat sinergi antara Pemerintah Aceh dan Mahkamah Syar’iyah melalui pembentukan OPD khusus.
Staf Khusus Wali Nanggroe, Dr. Rafiq, menambahkan bahwa pembentukan OPD ini telah dikomunikasikan dengan Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian PAN-RB, yang pada prinsipnya membuka peluang dengan pendampingan pemerintah daerah.
Ketua MA menyambut baik gagasan tersebut. Guru Besar Universitas Airlangga tersebut menyatakan bahwa Mahkamah Agung senantiasa memprioritaskan putra daerah Aceh sebagai aparatur di Mahkamah Syar’iyah, karena mereka lebih memahami kultur dan nilai lokal.
Menurutnya, pembentukan OPD ini harus diakselerasi pembentukannya agar manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat. Lebih dari itu, Ia menambahkan bahwa substansi lebih penting daripada nama. Berkaca pada peradilan di beberapa negara timur tengah, misalnya di Dubai dan Bahrain.
“Mereka tidak menyebut embel-embel Islam, tapi substansi yang dilaksanakan adalah hukum Islam, sehingga mendapat kepercayaan dari masyarakat Internasional,” jelas Sunarto.
Pertemuan diakhiri dengan pembacaan dan penandatanganan berita acara sebagai bentuk komitmen bersama antara Mahkamah Agung dan Pemerintah Aceh dalam mengoptimalkan peran Mahkamah Syar’iyah di Bumi Serambi Mekkah.










