Langsa (9/10) Dharmayukti Karini Cabang Langsa turut memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Dharmayukti Karini ke-XXIV yang diselenggarakan di ruang sidang atas Pengadilan Negeri Langsa.
Peringatan tahun ini mengusung tema “Dengan Persatuan Dharmayukti Karini Jaya”, sebagai wujud semangat kebersamaan, persatuan, dan solidaritas keluarga besar peradilan.
Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh Pelindung I & II Dharmayukti Karini Cabang Langsa sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan organisasi Dharmayukti Karini Cabang Langsa.
peringatan HUT Dharmayukti Karini ke-XXIV di cabang Langsa dimeriahkan dengan bazar dan pemotongan tumpeng sebagai simbol ungkapan syukur sekaligus harapan agar Dharmayukti Karini senantiasa semakin maju, solid, dan terus memberikan kontribusi positif bagi keluarga besar peradilan.
Kegiatan tersebut berlangsung meriah dan ditutup dengan foto bersama.
Melalui peringatan HUT Dharmayukti Karini ke-XXIV ini, diharapkan semangat persatuan dan kekompakan seluruh anggota semakin erat, sehingga Dharmayukti Karini dapat terus berkembang menjadi organisasi yang solid, aktif, dan memberikan kontribusi positif bagi keluarga besar peradilan serta masyarakat.
Dengan Persatuan Dharmayukti Karini Jaya!
Selasa, 29/9 Pengadilan Negeri Langsa turut serta dalam kegiatan Pembinaan Daerah oleh Hakim Agung Pengawas dan Pembina Daerah yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dari Ruang Media Center Pengadilan Negeri Langsa.
Kegiatan ini diikuti oleh Ketua PN Langsa, Bapak Welly Irdianto, S.H., bersama para Hakim PN Langsa. Kegiatan ini juga diikuti secara serentak oleh seluruh lingkungan peradilan di wilayah hukum Pengadilan Tinggi Banda Aceh.
Dalam kegiatan pembinaan tersebut Hakim Agung Pengawas dan Pembina Daerah Wilayah Aceh menyampaikan sejumlah materi dan arahan penting yang menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman hukum serta meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas dan fungsi peradilan.
Melalui kegiatan ini, jajaran Pengadilan Negeri Langsa terus berkomitmen untuk meningkatkan profesionalitas, integritas, kompetensi, serta keseragaman dalam penerapan hukum dan pelaksanaan tugas, guna mewujudkan pelayanan peradilan yang semakin berkualitas, transparan, dan berorientasi pada masyarakat.
Pengadilan Negeri Langsa mengikuti kegiatan sosialisasi Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) dan e-Court, khususnya mengenai implementasi Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2026 tentang Pedoman Penyelesaian Sengketa Bank dalam Likuidasi dan Pasca Likuidasi di Pengadilan Niaga.
Dalam kegiatan tersebut, Pengadilan Negeri Langsa diikuti oleh Ketua Pengadilan Negeri Langsa, Bapak Welly Irdianto, S.H., Panitera, Bapak Safriadi, S.H., Panitera Muda Perdata, Panitera Pengganti, serta Jurusita.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Mahkamah Agung Republik Indonesia tersebut dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Zoom. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan aparatur peradilan mengenai penggunaan SIPP dan e-Court serta penerapan ketentuan dalam PERMA Nomor 1 Tahun 2026 dalam pelaksanaan administrasi dan penyelesaian perkara.
Pengadilan Negeri Langsa kembali mencatatkan perdamaian melalui Mekanisme Keadilan Restoratif (MKR) dalam perkara tindak pidana Nomor 65/Pid.B/2026/PN Lgs.
Terdakwa dan korban sepakat untuk melaksanakan proses keadilan restoratif di Pengadilan dan mencapai perdamaian. Kesepakatan tersebut dilaksanakan dengan adanya pemaafan dari korban kepada terdakwa serta pemenuhan kewajiban ganti rugi sesuai dengan ketentuan yang telah dituangkan dalam Kesepakatan Perdamaian.
Proses tersebut dipimpin oleh Majelis Hakim yang terdiri dari M. Azhar Rasyid Nasution, S.H., M.H., Indah Pertiwi, S.H., M.H., Rahmi Warni, S.H. dengan dibantu oleh Panitera Pengganti Sri Herlinawati, S.H.
Keadilan tidak selalu berbicara tentang hukuman, melainkan juga tentang pemulihan. Melalui mekanisme keadilan restoratif, Pengadilan tidak hanya menjadi tempat menegakkan keadilan, tetapi juga menjadi ruang untuk mendorong pemulihan dan memperbaiki hubungan sosial di masyarakat.
Semoga perdamaian dan keikhlasan yang telah tercapai menjadi awal yang baru bagi kedua belah pihak untuk melangkah ke depan dengan lebih baik.
Pengadilan Negeri Langsa melaksanakan screening kesehatan bekerja sama dengan RSCM Langsa.
kegiatan dilaksanakn di Pengadilan Negeri Langsa Kegiatan ini diikuti oleh seluruh aparatur Pengadilan Negeri Langsa sebagai upaya dari menjaga dan meningkatkan kesehatan serta kebugaran .
Pengadilan Negeri Langsa melaksanakan Mekanisme Keadilan Restoratif (MKR) sebagai bagian dari upaya mewujudkan proses peradilan yang mengedepankan keadilan, kemanfaatan, dan pemulihan bagi para pihak.
Pelaksanaan MKR diterapkan dalam Perkara Nomor 100/Pid.B/2026/PN Lgs, dengan Majelis Hakim yang terdiri dari M. Azhar Rasyid Nasution, S.H., M.H. selaku Hakim Ketua, Indah Pertiwi, S.H., M.H. dan Rahmi Warni, S.H. selaku Hakim Anggota, serta Fauziah, S.H. selaku Panitera Pengganti. Sementara itu, Perkara Nomor 101/Pid.B/2026/PN Lgs dipimpin oleh Patrio Cipta Harvi, S.H. selaku Hakim Ketua, dengan Indah Pertiwi, S.H., M.H. dan Rahmi Warni, S.H. selaku Hakim Anggota, serta Naida Sari Nasution selaku Panitera Pengganti.
Melalui pelaksanaan MKR, Pengadilan Negeri Langsa terus berkomitmen menghadirkan penyelesaian perkara yang tidak hanya berorientasi pada pemidanaan, tetapi juga memperhatikan aspek pemulihan, perdamaian, dan tanggung jawab para pihak dengan tetap berpedoman pada ketentuan hukum yang berlaku.
Ketua Pengadilan Negeri Langsa, Bapak Welly Irdianto , S.H., mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis Penyelesaian Sengketa Perkara Bidang Pertanahan Wilayah Indonesia Barat yang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum Mahkamah Agung secara daring (online) melalui Zoom Meeting.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan pemahaman dan kompetensi aparatur peradilan dalam menangani serta menyelesaikan perkara di bidang pertanahan secara profesional dan berintegritas. Semoga kegiatan ini dapat memperkuat kapasitas dan kualitas pelayanan aparatur peradilan dalam mewujudkan penyelesaian perkara yang profesional, transparan, akuntabel, dan berkeadilan.
Bapak Welly Irdianto,S.H. sebagai Ketua Pengadilan Negeri Langsa beserta Jajaran Pengadilan Negeri Langsa Mengucapkan Selamat & Sukses Atas Pengambilan Sumpah Jabatan & Pelatikan Hakim Agung Bapak Dr. Syamasul Arief, S.H., M.H., Bapak Sugiyanto, S.H., M.H., Ibu Dr. Sudharmawatiningsih, S.H., M.Hum. sebagai Hakim Agung Kamar Pidana, dan Bapak Dr. Sobandi, S.H., M.H. sebagai Hakim Agung Perdata
Sabang, 19 Juni 2026 — Ketua Pengadilan Negeri Langsa, Bapak Kemas Reynald Mei, menghadiri Rapat Koordinasi Percepatan Penyelesaian Perkara se-Wilayah Hukum Pengadilan Tinggi Banda Aceh Tahun Anggaran 2026 yang diselenggarakan pada tanggal 19–20 Juni 2026 di Sabang.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya untuk meningkatkan koordinasi dan efektivitas pelaksanaan tugas pada satuan kerja di wilayah hukum Pengadilan Tinggi Banda Aceh. Melalui rapat koordinasi ini diharapkan tercipta kesamaan persepsi dan langkah strategis dalam percepatan penyelesaian perkara, sehingga dapat mendukung terwujudnya pelayanan peradilan yang lebih efektif, efisien, dan berkualitas bagi masyarakat.
Pengadilan Negeri Langsa melaksanakan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang berlangsung di halaman kantor Pengadilan Negeri Langsa pada Senin, 1 Juni 2026. Upacara diikuti oleh seluruh Hakim, Pejabat Struktural dan Fungsional, Aparatur Sipil Negara (ASN), serta Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Pengadilan Negeri Langsa.Upacara dilaksanakan dengan khidmat sebagai bentuk penghormatan terhadap Pancasila sebagai dasar negara, ideologi bangsa, serta pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Bertindak sebagai Pembina Upacara adalah Ketua Pengadilan Negeri Langsa yang dalam amanatnya membacakan pidato resmi Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia.
Dalam amanat tersebut disampaikan bahwa Hari Lahir Pancasila merupakan momentum penting untuk memperkuat komitmen seluruh elemen bangsa dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila di tengah berbagai tantangan kehidupan berbangsa dan bernegara. Pancasila harus senantiasa menjadi landasan dalam menjaga persatuan, memperkuat toleransi, serta mewujudkan pembangunan nasional yang berkeadilan dan berkelanjutan.dan di akhiri dengan foto Bersama.

